Senin, 15 Desember 2008

PENGERTIAN KONSEP DIRI

Menurut Burns (dalam Pudjijogyanti,1993:2) konsep diri adalah hubungan antara sikap dan keyakinan tentang diri kita sendiri, sedangkan menurut Rini (2004:1) konsep diri diartikan keyakinan, pandangan atau penilaian seseorang terhadap dirinya.

Cawagas ( dalam Pudjijogyanti,1993:2) konsep diri mencakup seluruh pandangan individu akan dimensi fisik, karakteristik pribadi, motivasi, kelemahan, kepandaian, kegagalan dan lain sebagainya.

Menurut William D Brooks (dalam Rahmat, 2003:99) konsep diri sebagai “those phsysical, social, and psycological perceptions of ourselves that we have derived from experiences and our interaction with others”. Jadi, konsep diri adalah pandangan dan perasaan tentang diri kita. Persepsi tentang diri ini boleh bersifat psikologi, sosial dan fisik.

Pietrosefa memberikan gambaran mengenai konsep diri yang diadaptasikan oleh Mappiarre (2002:69-70) yaitu dimensi pertama citra diri, yaitu diri dilihat oleh diri sendiri ; dimensi kedua citra diri, yaitu dilihat oleh orang lain, persepsi orang lain terhadap dirinya (“beginilah saya kira orang lain memandang saya”) ; dimensi ketiga citra diri, yaitu diri mengacu pada tipe-tipe orang yang saya kehendaki tentang diri saya (ideal self).

Konsep diri menurut Hurlock (1999:58) menyangkut gambaran fisik dan psikologis. Aspek fisik berkaitan dengan tampang atau penampakan lahiriah (appearance) anak, yang menyangkut kemenarikan dan ketidakmenarikan diri dan cocok atau tidaknya jenis kelamin dan pentingnya bagian-bagian tubuh yang berbeda serta prestise yang ada pada dirinya, sedangkan konsep diri yang bersifat psikologis berdasarkan pikiran, perasaan dan emosional. Hal ini berhubungan dengan kualitas dan abilitas yang memainkan peranan penting dalam penyesuaian dalam kehidupan, seperti keberanian, kejujuran, kemandirian, kepercayaan diri, aspirasi dan kemampuan diri dari tipe-tipe yang berbeda.

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa konsep diri adalah kesadaran akan pandangan, pendapat, penilaian dan sikap seseorang terhadap dirinya sendiri yang meliputi fisik, diri pribadi, diri keluarga, diri sosial dan juga etik.

BUKU ACUAN
Pudjijogyanti, CR. 1993. Konsep diri dalam pendidikan. Jakarta: Arcan

Rahmat, J. 2003. Psikologi komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Mappiare, A. 2002. Pengantar konseling dan psikoterapi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Hurlock,E.B. 1976. Personality development.New York: McGraw-Hill


KLIK DISINI UNTUK MEMBACA ARTIKEL TERKAIT.
 

Daftar Blog

Daftar Blog

  • PROGRAM BANGKIT - Telah di buka Program Bangkit dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) yang merupakan program pembinaan talenta digital untuk mahasiswa ...
    2 tahun yang lalu

Daftar Blog

suhadianto.blogspot.com Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template